Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Difabel

Anak Difabel Meninggal Saat Ayah Dikarantina karena Virus Corona

Remaja penyandang disabilitas Cerebral Palsy ditinggal sendiri di rumah sementara ayahnya dikarantina karena terinfeksi virus corona.

7 Maret 2020 | 15.43 WIB

Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang remaja penyandang disabilitas cerebral palsy di Cina meninggal setelah ayahnya masuk karantina karena diduga terinfeksi virus corona. Yan Cheng, 16 tahun, warga kota Hujia, Provinsi Hubei, Cina ditemukan tewas di rumahnya sendiri sekitar tiga pekan setelah ayahnya dikarantina.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

"Anak saya sudah dua minggu tinggal sendiri di rumah, tanpa makanan dan minuman. Dan dia adalah seorang penyandang disabilitas," kata ayah Yan Cheng melalui aplikasi media sosial Weebo, seperti dikutip BBC, 3 Februari 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ayah Yan Cheng berinisiatif meminta tolong di media sosial karena anaknya ditinggal sendiri di rumah tanpa dibekali makanan dan minuman. Permintaan tolong ayah Yan Cheng ini segera disikapi warganet di Kota Hujia.

Namun pertolongan masyarakat itu datang terlambat. Tubuh Yan Cheng ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri. Akibat kejadian tersebut, dua petugas otoritas dinas sosial Hujia diberhentikan. Kasus Yan Cheng sempat menjadi trending topic di beberapa media sosial, baik di Cina maupun dunia.

Yan Cheng diketahui mengalami Celebral Palsy sejak balita. Kemampuan gerak dan koordinasi tubuhnya terbatas. Kondisi berat yang dialami penyandang disabilitas Cerebral Palsy adalah kejang, lemah otot di beberapa organ, terkadang disertai dengan keterbatasan penglihatan atau pendengaran.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus