Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Politik

Saat Cak Imin Sebut PKB sebagai Pendampingan Kader Berpolitik di Kongres PMII

Cak Imin menyebut PKB sebagai pendampingan kader berpolitik saat memberi sambutan di HUT PMII di Palembang malam ini.

9 Agustus 2024 | 23.00 WIB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai menemui presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 8 Agustus 2024. TEMPO/Sultan Abdurrahman
Perbesar
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai menemui presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 8 Agustus 2024. TEMPO/Sultan Abdurrahman

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Palembang - Ketua Majelis Pembina Nasional Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Binas PB PMII), Muhaimin Islandar atau Cak Imin berkelakar menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam sambutannya di Kongres ke-21 PMII di Palembang pada Jumat, 9 Agustus 2024. Hal itu dikatakannya saat menyebut nama-nama program kaderisasi yang ada di PMII.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

"Di PMII kita banyak kegiatan kaderisasi. Mulai dari PKD atau Pendidikan Kaderisasi Dasar, PKN, PKL dan ada juga PKB," kata Cak Imin sambil tertawa di hadapan jajaran Menteri yang hadir yaitu Menkopolhukam Hadi Thahjanto, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dan Kapolri RI Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran pemimpin daerah dan kader PMII.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bahkan, Cak Imin menyebut, PKB siap menjadi tempat belajar para kader PMII untuk berpolitik. "Kalau PKN itu Pendidikan Kader Nasional, kalau PKB itu Pendampingan Kader Berpolitik. Maksudnya belajar di PKB, gitu," kata Ketua Umum PKB itu.

Cak Imin yang juga merupakan Mantan Ketua PMII di Komisariat Universitas Gajah Mada Yogjakarta itu juga menyebutkan, dirinya merupakan saksi sejarah dalam kegiatan kaderisasi di organisasi itu seperti yang disebutkan sebelumnya.

"Saya menyaksikan sahabat-sahabat saya di PMII sebagai orang yang merupakan bagian dari pertaruhan sejarah umat, pertaruhan sejarah keislaman dan pertaruhan sejarah ke-Indonesiaan," kata dia.

Ia juga mengatakan, sistem kaderisasi mendorong kader untuk terus berkomitmen dalam mengokohkan pondasi kepemimpinan, dalam aspek apa pun. "InsyaAllah, berbekal keislaman yang komperhensif, pondasi kebangsaan kita akan kuat dan kokoh. Dan Insya Allah dimana pun alumni PMII, akan kuat berperan untuk menyatukan kebangsaan," kata Cak Imin.

Maka dari itu, ia memberikan pesan kepada seluruh kader PMII untuk terus belajar dan berproses di organisasi. Sehingga, seluruh kader bisa ditempa dengan baik.

"Insya Allah kalian adalah solusi umat, solusi bangsa dan solusi negara. Kepemimpinan yang terus kita tempa adalah bagian terpenting untuk denyut nadi masyarakat," katanya.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus