Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara PKS Muhammad Kholid menyatakan Wakil Ketua Majelis Syura partainya Ahmad Heryawan alias Aher bisa membantu Anies Baswedan dalam memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bila dipasangkan. Dia menyatakan Aher telah teruji bisa memenangkan Pilkada Jawa Barat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kholid menyatakan rekam jejak Aher sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode, 2008-2013 dan 2013-2018, juga menjadi alasan partainya menyorongkan dia sebagai calon pendamping Anies.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Aher terbukti menang dua kali di Pilgub Jawa Barat (provinsi terbesar di Indonesia). Terbukti sukses memimpin 10 tahun di jawa barat," ucapnya.
Karena itu, Kholid menilai Aher memiliki kapasitas untuk mewujudkan impian Koalisi Perubahan meraih kemenangan pada Pilpres 2024. Dia menyatakan impian itu dimiliki seluruh partai anggota koalisi.
"Saya kira sama, itu faktor yang sangat penting. Kita kan mau menang bersama," kata dia.
PKS membuka segala kemungkinan soal pendamping Anies
Meskipun demikian, Kholid menyatakan PKS terbuka dengan segala kemungkinan soal siapa yang akan mendampingi Anies Baswedan. Kholid pun mengajak semua anggota koalisi berpikir secara rasional dan bertindak objektif dalam melakukan seleksi kandidat calon wakil presiden (Cawapres). Hal ini tak lain kata Kholid demi kemenangan koalisi.
Selain memiliki kapasitas untuk menang, Kholid menambahkan, calon wakil presiden yang akan dipilih tentunya harus merupakan merupakan sosok yang dapat diterima Anies Baswedan sebagai calon presiden dan juga partai politik anggota koalisi lainnya.
Koalisi Perubahan pengusung Anies belum juga terbentuk
PKS, Partai Demokrat dan Partai NasDem hingga saat ini belum mendeklarasikan secara resmi Koalisi Perubahan yang mereka bentuk. Pemilihan soal calon wakil presiden disebut menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan diantara ketiga partai.
Selain Aher yang disodorkan PKS, terdapat pula nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebut sebagai salah satu calon pendamping Anies Baswedan. Sementara Partai NasDem disebut menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies.
Dari ketiga partai tersebut, hingga saat ini baru NasDem yang mendeklarasikan dukungannya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024. Hal itu pula yang membuat PKS dan Demokrat sejauh ini tak banyak terlibat dalam safari politik yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.