Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Liga Italia

Juventus Menjadi Opsi Masa Depan Zinedine Zidane

Zinedine Zidane sebelumnya disebut menjadi kandidat pelatih timnas Prancis sejak meninggalkan Real Madrid pada tahun lalu.

20 Desember 2022 | 21.59 WIB

Zinedine Zidane. REUTERS
Perbesar
Zinedine Zidane. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Juventus menjadi salah satu opsi masa depan Zinedine Zidane setelah Didier Deschamps diperkirakan akan tetap menangani Prancis. Mantan bintang Juventus dan Les Bleus itu sebelumnya disebut sebagai kandidat pelatih timnas Prancis sejak meninggalkan Real Madrid pada tahun lalu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Namun, keberhasilan timnas Prancis menembus babak final Piala Dunia 2022 membuat Federasi Sepak Bola Prancis menawarkan kontrak baru kepada Didier Deschamps, yang juga mantan gelandang Bianconeri. Seperti dilaporkan L’Equipe pada Selasa, 20 Desember 2022, Deschamps akan tetap memimpin Les Blues, sehingga Zidane akan mencari peluang baru.

Juventus adalah salah satu pilihannya. Max Allegri memiliki kontrak dengan Juve hingga Juni 2025, tetapi masa depannya masih belum pasti, terutama setelah seluruh dewan direksi, termasuk Andrea Agnelli, mundur pada bulan lalu.

Namun, surat kabar Prancis itu menekankan bahwa memilih klub baru dan khususnya Juventus bukanlah prioritas Zizou, yang akan membuat penilaian tentang peluang potensial dalam beberapa bulan mendatang. Bagaimanapun, Zidane akan memprioritaskan liga dan negara yang dia kenal dengan baik sehingga Italia dan Serie A ada di daftarnya, terutama karena dia percaya Paris Saint-Germain tidak terstruktur dengan baik.

Zidane telah menjadi target manajerial jangka panjang untuk klub asal Paris itu, yang memecat Mauricio Pochettino pada Juli lalu. PSG akhirnya menunjuk Christophe Galtier sebagai pengganti Pochettino, tetapi mereka tetap tertarik dengan Zidane.

Namun Zidane memiliki dua syarat untuk menjadi manajer PSG, salah satunya menyangkut presiden klub Nasser Al-Khelaifi. Jika dia menjadi pelatih PSG, dia ingin Al-Khelaifi dicopot dari jabatannya. Al-Khelaifi telah menjadi pemimpin di PSG sejak pengambilalihan klub itu oleh Qatar Sports Investments pada 2011.

Dia telah mengawal beberapa kesepakatan termahal dalam sejarah sepak bola, termasuk rekor dunia 222 juta euro yang mereka bayarkan ke Barcelona untuk Neymar pada 2017.

FOOTBALL ITALIA | BERBAGAI SUMBER

Sapto Yunus

Sapto Yunus

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus