Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Liga Lainnya

Berita Sepak Bola: IFAB Akan Mengubah Aturan Soal Handball

Badan pembuat peraturan permainan sepak bola (IFAB) akan meninjau kembali undang-undang tentang handball.

6 Februari 2021 | 12.06 WIB

Pemain Manchester City, Fernandinho diganjar kartu merah oleh wasit Stuart Attwell setelah melakukan handball saat berlaga melawan Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 25 Juni 2020. REUTERS
Perbesar
Pemain Manchester City, Fernandinho diganjar kartu merah oleh wasit Stuart Attwell setelah melakukan handball saat berlaga melawan Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 25 Juni 2020. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Badan pembuat peraturan permainan sepak bola (IFAB) akan meninjau kembali undang-undang terkait kasus bola tersentuh tangan atau handball. Organisasi yang berbasis di Zurich itu menyatakan bakal memasukkan agenda tersebut dalam rapat tahunannya 5 Maret mendatang.

IFAB memiliki wewenang untuk mengubah peraturan permainan sepak bola. Agenda untuk rapat tersebut akan menampilkan UU 12, khususnya soal handball, pada bagian usulan perubahan dan klarifikasi.

Meski susunan kata-kata perubahan belum disepakati, langkah tersebut merupakan jawaban atas inkonsistensi penerapan undang-undang yang telah diubah dalam dua sesi pertemuan terakhir. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Setelah pertemuan mereka pada bulan Desember 2020, IFAB mengatakan: “Mengingat interpretasi insiden bola sentuh tangan tidak selalu konsisten, para anggota sepakat bahwa klarifikasi lebih lanjut harus dipertimbangkan pada Rapat Umum Tahunan."

"Disepakati bahwa tidak setiap sentuhan tangan atau lengan pemain dengan bola merupakan pelanggaran. Untuk tangan/lengan sebagai bagian dari tubuh yang lebih besar, wasit harus menilai posisi tangan/lengan dalam kaitannya dengan pergerakan pemain dalam fase permainan itu. ," kata IFAB seperti dilansir Reuters, Sabtu, 6 Februari 2021.

Peraturan soal handball saat ini telah dikritik oleh beberapa komentator dan pakar olahraga karena penerapannya dianggap terlalu ketat. Peraturan tersebut mendorong wasit untuk memberikan terlalu banyak penalti dalam kasus handball yang tidak disengaja.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus