Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti mahalnya biaya pinjaman (cost of borrowing) Bank Dunia ketimbang yang ditawarkan bank pembangunan multilateral lainnya. Indonesia merupakan salah satu negara yang menerima pinjaman dari Bank Dunia. Tahun lalu, pinjaman Bank Dunia untuk Indonesia mencapai US$ 3,25 miliar atau naik dari tahun sebelumnya sebesar US$ 2,6 miliar.
Secara keseluruhan, pemerintah mengklaim utang Indonesia masih terjaga. Namun utang luar negeri Indonesia pada Februari 2024 tercatat US$ 407,3 miliar atau tumbuh 1,4 persen secara tahunan dan meningkat dibanding pada Januari yang tumbuh 0,2 persen.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo